WA 087885505229 Jasa Pasang dan Service AIS Kapal

Jasa Pasang dan Service AIS (Automatic Identifation System)

WA 087885505229

Fungsi AIS (Automatic Identifation System) adalah system yang dapat memberikan informasi secara otomatis tentang data-data suatu kapal kepada kapal lain dan pemangku jabatan di suatu Negara pantai.

Untuk di indonesia sendiri AIS sudah mulai diterapkan sekitar tahun 2012 dan untuk saat ini terus digalakkan agar kapal-kapal yang sedang berlabuh di perairan di Indonesia lebih aman.

Dan kami Cipta Karya Samudera adalah ahlinya dalam menerima jasa pemasangan AIS baru dan juga menerima Jasa Service AIS (Automatic Identifation System) khususnya untuk wilayah Semarang, Batang, Tegal, Pekalingan, Jakarta, Rembang, Cepu, CIlacap, Surabaya, Tanjung Priok, Batam, Merak dan pelabuhan-pelabuhan lainnya. Untuk lebih jelasnya call : 087885505229

Pengertian Automatic Identification System (AIS) adalah sebuah sistem pelacakan otomatis digunakan pada kapal dan dengan pelayanan lalu lintas kapal (VTS) untuk mengidentifikasi dan menemukan kapal oleh elektronik pertukaran data dengan kapal lain di dekatnya, BTS AIS, dan satelit. Artinya AIS itu bisa menerima dan mengirimkan sinyal ke kapal-kapal disekitarnya.

Ketika satelit digunakan untuk mendeteksi tanda tangan AIS maka istilah Satellite-AIS (S-AIS) digunakan. Informasi AIS melengkapi radar laut, yang terus menjadi metode utama menghindari tabrakan untuk transportasi air.

Informasi yang disediakan oleh peralatan AIS, seperti identifikasi yang unik, posisi, arah dan kecepatan, dapat ditampilkan pada layar atau ECDIS. AIS dimaksudkan untuk membantu petugas watchstanding kapal dan memungkinkan otoritas maritim untuk melacak dan memantau pergerakan kapal. AIS mengintegrasikan VHF transceiver standar dengan positioning system seperti GPS atau penerima LORAN-C, dengan sensor navigasi elektronik lainnya, seperti girokompas atau tingkat indikator gilirannya. Kapal dilengkapi dengan pemancar-penerima AIS dan transponder dapat dilacak oleh BTS AIS terletak di sepanjang garis pantai atau, ketika keluar dari jangkauan jaringan terestrial, melalui semakin banyak satelit yang dilengkapi dengan penerima AIS khusus yang mampu deconflicting sejumlah besar tanda tangan

Prinsip kerja AIS AIS bekerja dengan menggunakan frequensi sangat tinggi (Very High Frequency – VHF), yaitu antara 156 – 162 MHz. Sistim yang ada secara umum ada 2 jenis, yaitu AIS Class A dan AIS Class B. Namun AIS yang sesuai dengan standard IMO adalah AIS Class A (IMO Resolution A.917(22)), yaitu AIS yg menggunakan skema akses komunikasinya menggunakan sistim SO-TDMA (Self-organized Time Division Multiple Access) sedangkan AIS Class B menggunakan sistim CS-TDMA (Carrier-sense Time Division Multiple Access). Daya pancaran AIS Class A sampai dengan 12,5 watt sedangkan AIS Class B hanya 2 watt, dan fasilitas lainnya yang dimiliki oleh AIS Class A lebih lengkap dbanding dengan AIS Class B. 

Perbedaan secara singkat antara kedua jenis AIS tersebut adalah:

·       Class A dapat menyampaikan laporan setiap 10 detik sedangkan Class B setiap 30 detik;

·       Class A mampu mengirimkan IMO number, sedangkan Class B tidak;

·       Class A dapat mengirim ETA atau tujuan kapal, sedangkan Class B tidak;

·       Class A dapat mengirimkan status navigasi, sedangkan Class B tidak;

·       Class B hanya disyaratkan dapat menerima pesan keselamatan tertulis, sedangkan Class A harus dapat mengirim dan menerima;

·       Class B hanya disyaratkan dapat menerima pesan-pesan biner, sedangkan Class A harus dapat mengirim dan menerima;

·       Class B tidak perlu dapat mengirim informasiRate of turn kapal, sedangkan Class A harus dapat;

·       Class B tidak disyaratkan dapat mengirim sarat kapal (maximum present static draught), Class A harus dapat.

Kapal-kapal yang dilengkapi dengan perangkat AIS dapat memancarkan dan menerima berbagai informasi data tentang kapal-kapal disekitarnya secara otomatis, baik berupa tampilan pada layar Radar, maupun peta electronic (Electronic Navigation Chart – ENC ataupun Electonic Chart Display and Information System – ECDIS). Selain mengirim dan menerima informasi data, kapal yang dilengkapi dengan AIS juga dapat memonitor dan melaacak gerakan kapal-kapal lain yang juga dilengkapi dengan AIS (pada jarak jangkauan VHF). Informasi data kapal-kapal tersebut juga dapat diterima juga oleh stasion pangkalan di darat, misalnya stasion VTSs (Vessel Traffic Services)

Informasi data-data kapal yang dimaksud antara lain: IMO Number, Call-sign, MMSI, posisi kapal (lintang dan bujur), jenis kapal, Haluan dan kecepatan, Static Draugh, panjang dan lebar kapal, tujuan, rate of turn, status navigasi, adanya muatan berbahaya di kapal, dan informasi lain yang diperlukan untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran.

Untuk Pemasangan dan Service AIS (Automatic Identifation System) call 087885505229

Tujuan diberlakukannya AIS dalam dunia pelayaran

Konsep awal usulan bahwa kapal-kapal wajib dilengkapi dengan AIS adalah factor keamanan maritime. Namun dasar diterimanya AIS oleh mayoritas anggota IMO yang mengikuti sidang MSC ke 69 dan sidang Assembly ke 22 adalah atas dasar, bahwa dengan dilengkapinya kapal-kapal dengan perangkat AIS, maka keselamatan jiwa di laut dapat ditingkatkan dengan cara meningkatkan keselamatan, keamanan dan efisiensi navigasi, serta meningkatkan perlindungan terhadap lingkungan maritime dari pencemaran. Selain itu, AIS juga sangat berguna untuk operasi SAR apabila terjadi musibah kecelakaan kaal-kapal di laut.

Peraturan-peraturan tentang AIS

Peraturan 19 dari pada SOLAS Bab V – Persyaratan untuk membawa peralatan dan sistimnavigasi (Carriage requirements for shipborne navigational systems and equipment) – menetapkan semua peralatan navigasi yang harus ada di atas kapal sesuai dengan tipe kapalnya. Pada tahun 2000, IMO mengadopsi persyaratan baru bahwa semua kapal harus dilengkapi dengan automatic identification systems (AISs) yang mampu memberikan informasi tentang kapal, ke kapal lain dan pemangku jabatan di suatu Negara pantai, secara otomatis. Untuk saat ini Peraturan pemasangan AIS (Automatic Identifation System) tersebut mewajib.

Kami melayani Untuk Pemasangan dan Service AIS (Automatic Identifation System) call 087885505229

About cksmarine

CV. Cipta Karya Samudera adalah Perusahaan yang bergerak dibidang General Supply Keselamatan Kapal, yang terdiri Liferaft, Lifeboat, Alat Pemadam Api Ringan (Fire Extinguisher). welding water dan lain-lain.
View all posts by cksmarine →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *